Wednesday, June 8, 2016

What’s Inside My Bag and Makeup Bag?

Hi everyone,
today I would like to do a quick preview about what’s inside my everyday bag and makeup bag. The bag that I currently using is Louis Vuitton Speedy Bandouliere 30 Ebene with my initial on it, I’m wearing it non-stop since my boyfriend bought it for me at Pacific Place Jakarta a while ago (read our shopping trip here).

Louis Vuitton Speedy Bandouliere 30 Damier Ebene

Louis Vuitton Speedy Bandouliere 30 is the perfect starter everyday designer bag, this bag is beautiful, sturdy, and goes well with everything. Without further ado, let’s peek at what I usually carry with me on daily basis.

What's in my Louis Vuitton Speedy Bandouliere 30 Damier Ebene
  • Phone and portable charger (not shown) because the charger was being charged and the phone was being used to take pictures.
  • Wallet is Louis Vuitton Elysee. It has developed patina since the first time I got it. Read my full review about this wallet here. I usually carry the usual things, money, debit card, credit card, ID, driver’s license and registration.
  • Pen, ulcer medicine, tissue. 
  • Makeup Bag from Victoria’s Secret which contains some products to keep me looking presentable throughout the day. The content may vary from day to day because we makeup lover do not wear the same lip color everyday.

What's in my Louis Vuitton Speedy Bandouliere 30 Damier Ebene

  • The Body Shop Mini Hair Brush to keep my long hair looks decent (or at least semi decent).
  • Clean & Clear Oil Bloting Sheets which I rarely wear anymore since I am quiet dry from roaccutane.
  • MAC Blot Powder to touch up especially around the nose.
  • Chanel Joues Contraste Blush in “Rose Initial”, a peachy pink blush which built slowly and gives you a “lit from within look” as opposed to “I’m wearing a blush” look.
  • NARS Mini Brush to apply the blush. 
  • L’occitane Hand Cream which almost gone and I need to get more.
  • Glossier Boy Brow to keep my eyebrow in place (check my Glossier haul here).
  • Glossier Coconut Balm Dotcom which usually being used a a lip balm. It smells amazing.
  • Kylie Lip Kit in Candy K (review soon, meanwhile check Dolce K here) which I got from @thebeautycrest at Instagram.
  • Dior Lipglow in Coral. A super-hydrating semi-glossy peachy lipbalm.
  • MAC Mehr Lipstick. A matte cool tone grungy pink. I like to have some lip color choices thought out the day.
  • Jo Malone English Pear and Freesia Travel Size Cologne (review here) because we need to smell good all day everyday.

So that’s the content of my everyday bag and makeup bag. I hope you enjoy reading this post, I have a lot of fun making in. See you next time.

Wednesday, May 18, 2016

Review & Swatches: Anastasia Beverly Hills Liquid in "Stripped"


Karena masih belum bosan dengan trend matte liquid lipstick aku memutuskan untuk coba produk yang satu ini. Anastasia Beverly Hills Liquid Lipstick memang super populer dikalangan Youtube Beauty Gurus dan Instagrammers tapi apakah kualitasnya sesuai dengan harga dan popularitasnya? yuk disimak.

Review & Swatches: Anastasia Beverly Hills Liquid in "Stripped"

Product Feature:
  • Dikemas dalam tube dengan doe-foot applicator yang terlihat luxe. Gampang dibawa-bawa untuk keperluan touch-up. 
  • Tekstur produknya sendiri berupa liquid yang creamy, sedikit watery, dan glides on easily. 
  • Beautiful pigmentation, satu layer bisa menutupi seluruh bibir dengan warna yang opaque. 
  • Memiliki wangi vanilla yang samar-samar. 
  • Warna “Stripped” merupakan warna medium peachy nude yang cocok untuk light to medium skintone. Warna ini merupakan salah satu options dari Spring 2016 Collectionnya Anastasia Beverly Hills. Fyi, kulitku light-medium, yellow undertone NC25 on MAC. Aku suka pakai warna ini dengan lip liner yang sedikit lebih gelap untuk memberi dimensi. 
  • Harga Liquid Lipstick Anastasia Beverly Hills ini Rp 365.000,- aku beli di belanjamimo.com   
Review & Swatches: Anastasia Beverly Hills Liquid in "Stripped"

 Pros
  • Pengaplikasiannya halus dan rata. Teksturnya liquid lipstick ini terasa ringan dan nyaman di bibir. Nggak kelewat kering sampai terasa “kencang” seperti Colourpop Ultra Matte Lip. 
  • Saat mengatupkan bibir, produk ini nggak terasa lengket, ngga terlalu kering, nggak slippery. Nggak banyak color transfer (alias ‘ngelotok’) yang bikin bibir terlihat nggak rata.
  • Tahan lama. Setelah lebih dari 6 jam, makan dan minum, produk ini masih menyisakan (banyak) warna di bibir. Very minimal fading. 
  • Pilihan warna liquid lipstick Spring 2016 Collection dari Anastasia Beverly Hills cantik-cantik. A lot of neutrals seperti caramel, pink, peach, dan nude. Aku bukan penggemar liquid lipstick dengan warna aneh-aneh seperti hijau, hitam, ungu, dan sebagainya. Jadi aku suka banget dengan warna-warna koleksi mereka kali ini. Bila kalian juga penyuka neutral colors silakan juga cek “Ashton”, “Crush”, dan juga “Dolce”.  
Review & Swatches: Anastasia Beverly Hills Liquid in "Stripped"

Cons
  • Nggak moisturizing. Again, this is liquid lipstick, bukan creamy lipstick seperti MAC dan YSL. Walaupun menurutku Anastasia Liquid Lipstick memiliki formula lebih baik dibandingkan dengan liquid lipstick lainnya, aku menyarankan agar bibir dengan kondisi kering dan pecah-pecah menghindari penggunaan produk ini. Make sure you exfoliate and moisturize before putting any lip product. 
  • Sedikit terlihat patchy alias kurang rata setelah beberapa jam pemakaian namun dapat dengan mudah diakali dengan cara mengaplikasikan lipbalm matte diatasnya. Lip balm matte favorite aku adalah La Mer dan Nuxe Reve de Miel.

Lebih lanjut, dari seluruh Liquid Lipstick yang pernah kureview di blog ini, yang mana sih yang paling kusuka? Aku akan urutkan sebagai berikut:
  1. Girlactik (pernah kureview sebelumnya disini)  & Kylie Lip Kit (review here). 
  2. Anastasia Beverly Hills dan Ofra (pernah kureview disini). Formula Ofra nggak kalah kok dari Girlactik dan Kylie Lip Kit. Hanya saja kemasannya slightly cheap looking dan tidak setahan lama Girlactik & Kylie Lip Kit. 
  3. Dose of Color (pernah kureview disini
For your information, I don’t like Colourpop Liquid Lipstick, jadi nggak kumasukkan ke peringkat di atas. Alasan kenapa aku kurang suka dapat dibaca disini. 

Sekian dulu review aku kali ini, kedepannya aku mau coba warna-warna liquid lipstick lainnya dari Anastasia Beverly Hills. Jika kalian memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk tinggalkan komen dibawah. Have a great day all. 

Sunday, May 15, 2016

Glossier Review: Phase 2 Set, Coconut Balm Dotcom, Soothing Face Mist, Mega Greens Galaxy Pack, Moisturizing Moon Mask


Siapa disini yang suka baca intothegloss.com? yang suka baca website tersebut dan follow cool girls on Instagram seperti @emilyweiss @annieokay @cocobaudelle pasti tidak asing dengan brand yang satu ini yaitu, Glossier

Sedikit curhat, akhir-akhir ini aku merasa bosan dengan dua makeup styles yang super populer yaitu, Instagram Look dan Editorial Look. Sebagai penjelasan, Instagram Look dicirikan dengan penggunaan banyak foundation, full on contouring, bronzing, baking, strobing, eyebrows on fleek, glam smokey eyes, fake lashes, cat eye liner, dan bibir matte/glossy warna nude/bold dengan liner yang memberi kesan bibir penuh ala Kylie Jenner. Kalau kalian suka nonton Youtube video dan follow account Instagramnya @nikkitutorials, @carlibel@nikkifrenchmakeup, @amrezy pasti sudah tidak asing lagi dengan gaya makeup yang satu ini. 

Credit to nikkietutorials

Aku juga “capek” dengan Editorial Look yang walaupun terlihat lebih natural dan tidak seheboh Instagram Look tapi masih mengutamakan kesempurnaan dan artistic application seperti flawless skin, highlight cantik, unique eye makeup, pop of color, dan sebagainya. Apabila kalian follow @patmcgrathreal, @charlottetilbury, @lisaeldridgemakeup, @gucciwestman, dan Samantha Chapman nya @pixiwoos kalian pasti paham betul dengan editorial look. 

editorial makeup vs instagram makeup
Credit to: @lisaeldridgemakeup

Tidak ada yang salah dengan kedua makeup looks di atas, aku sendiri pun mengakui bahwa aku suka berganti-ganti gaya makeup sesuai dengan suasana hati. The good thing about makeup is kita nggak harus komitmen terhadap satu look tertentu dan bisa berkreasi dengan sesuka hati. 

Tapi karena akhir-akhir ini aku mendambakan (ciyee) tampilan yang jauuuuuh lebih natural dan jatuh hati dengan genius campaign nya Glossier, aku memutuskan untuk coba produk-produk yang mereka sediakan. Pada dasarnya aku ingin no-makeup makeup looks yang benar-benar gampang tanpa harus menggunakan 20 produk berbeda dengan menggunakan 10 macam kuas. 

Glossier dengan folosofinya bahwa merawat wajah seharusnya fun, gampang, imperfect, dan personal tanpa harus sepenuhnya mengikuti trend sangat sesuai dengan diriku saat ini. Alis yang agak berantakan bisa terlihat cool, nggak ada yang salah dengan kondisi kulit yang kurang sempurna seperti sedikit oily, sedikit pores, dan sedikit bekas jerawat. Kulit tidak harus perfect seperti porselen setiap saat. No one is perfect and we should embrace ourself. 

Credit to @glossier

Beli Glossier ini butuh perjuangan agak panjang karena belum banyak seller yang jual di Indonesia. Selain itu, karena sekarang Glossier hanya melayani pengiriman di USA dan Puerto Rico aku harus titip ke rekan yang kebetulan tinggal di US. Rekanku kemudian shipping ke Indonesia melalui jalur laut, sampai di Jakarta sekitar 5 minggu. Sebenarnya lebih cepat shipping melalui udara tapi tentu saja ongkosnya jauh lebih mahal. Mau tahu apa saja yang kudapat dari Glossier, yuk disimak lebih lanjut.

glossier haul indonesia

Glossier Phase 2 Set
Glossier Phase 2 Set ini berisi 3 produk yaitu Boy Brow (terdapat 3 warna pilihan yaitu Black, Brown, dan Blonde), Stretch Concealer (tersedia 5 warna yaitu Light, Medium, Dark, Deep, Rich), dan Generation G Lipstick (terdapat 4 macam warna yaitu Cake, Like, Crush, dan Jam). Harga satu set nya adalah USD 50. Lebih murah sedikit daripada beli satuan secara terpisah. Mau tahu warna pilihan ku, ini dia penampakannya

Boy Brow in Brown
Boy Brow ini merupakan eyebrow gel yang berguna untuk merapihkan dan memberi sedikit warna ke alis. Karena alisku sudah cukup tebal, aku nggak suka ‘gambar’ alis terlalu banyak dengan pensil, brow powder, dan sebagainya. Boy Brow ini sangat ideal buatku karena hanya menambah sheer tint of color dan mempertahankan bentuk alis seharian. Kedepannya aku mau coba warna black, mungkin hasilnya lebih pigmented daripada brown. 

Boy Brow in Brown

Oh ya, tambahan dariku, jika alis kalian benar-benar tipis, menggunakan Boy Brow bukanlah solusi yang tepat, hasilnya nggak akan terlihat, kurang ‘cetar’ bila digunakan di super thin eyebrow. Mungkin fill dulu dengan pencil/powder/gel baru kemudian timpa dengan Boy Brow? That’s seems like a good technique. 

Harga satuan: USD 16 at glossier.com

Stretch Concealer in Medium

Glossier Stretch Concealer in Medium

Aku suka banget dengan concealer ini. Suka. Banget. Baru pertama kali aku ketemu concealer yang super lembut, super ringan, dan gampang banget dibaurkan serta disaat yang sama juga memiliki pigmentation yang oke. Aku suka pakai ini untuk menutupi kantung mata. Nggak membuat area bawah mataku jadi kering dan kaku. Warna medium cocok untuk kulit NC25-NC30 ku. Stretch Concealer sekarang menjadi concealer favoritku selain RMS ‘un’ cover-up (review here) untuk menutupi lingkaran hitam dibawah mata. 

Harga satuan: USD 18 at glossier.com

Generation G Lipstick in Jam
Aku nggak akan kategorikan produk ini sebagai lipstick, buatku produk ini lebih merupakan sheer matte lip tint. Warna yang dihasilkan super sheer dan natural, mengandung sericite mica yang menghasilkan tekstur matte tanpa shine, nggak terlalu melembabkan jadi aku sangat menyarankan untuk pakai lipbalm sebelum pengaplikasian produk ini. Kemasannya terlihat “murah” walaupun cukup kuat. 

Glossier Generation G Lipstick in Jam

Warna "Jam" yang aku punya terlihat dark plum di dalam kemasan tapi berubah menjadi warna berry stain yang natural saat diulaskan. Di dalam produk Phase 2 Set, Generation G Lipstick ini kemungkinan nggak akan aku repurchase. 

Glossier Generation G Lipstick in Jam Swatch

Harga satuan: USD 18 di glossier.com

Coconut Balm Dotcom

Glossier Coconut Balm Dotcom

Coconut Balm Dotcom mengingatkanku kepada Rosebud Salve dan Vaseline Petroleum Jelly dalam tekstur yang lebih pekat. Wangi coconutnya manis dan summery. Aku akan repurchase kalau habis karena aku suka banget dengan produk ini. Biasanya aku pakai di bibir namun produk ini bisa juga melembabkan kutikula kuku dan kulit yang kering. 

Harga: USD 12. Buy here

Soothing Face Mist

Glossier Soothing Face Mist

Soothing Face Mist mengandung rosewater, aloe, dan glycerin yang aku gunakan sebagai toner sebelum pengaplikasian perawatan kulit lainnya. Aku juga suka pakai ini sebagai mid-day pick up saat cuaca panas, merasa ngantuk. dan lesu. Wangi rose nya fresh dan comforting. Tip: tutup mata kalian saat semprot mist ini, aku nggak sengaja kena mata dan rasanya cukup perih lho, spray lain yang bikin mataku perih adalah Jurlique Rosewater. Yang nggak bikin perih itu antaralain Mario Badescu Rose Water dan Caudalie Beauty Elixir

Price: USD 18 at glossier.com

Mega Greens Galaxy Pack
Mega Greens Galaxy Pack adalah masker yang mengandung parsley, spinach, cress, bitter orange peel, white clay, avocado, aloe, dan 8 super fruits lainnya. Masker ini berguna untuk detoks kulit secara lembut dan menghilangkan minyak dan kotoran. 

Glossier Mega Greens Galaxy Pack

Namun sayangnya, karena aku sedang perawatan dengan roaccutane dibawah pengawasan dr. Kun Jayanata, masker ini bikin kulitku terasa panas dan merah setelah dibilas. To be fair, semua masker yang tadinya oke-oke saja dikulitku (contoh: GlamGlow Mud Mask, Innisfree Jeju) berubah jadi super irritating setelah sebulan minum roaccutane. Aku sangat merokendasikan kalian untuk patch test sebelum pakai masker ini diseluruh wajah. 

Price: USD 22 at Glossier

Moisturizing Moon Mask

Glossier Moisturizing Moon Mask
  
Selain roaccutane bikin kulitku lebih sensitive, aku juga merasa bahwa kulit aku jadi dehidrasi akhir-akhir ini. Masker yang satu ini mengandung shea butter, squalene, sweet almond, soybean, licorice, hyaluronic acid, honey, dan aloe yang berguna untuk menutrisi kulit. Teksturnya creamy namun nggak terlalu berat, bagi kulit super kering produk ini kurang melembabkan, namun untuk kulitku yang oily tapi dehidrasi, masker ini bagus banget. Disarankan untuk diamkan selama 20 menit dan bilas menggunakan air hangat, kalau aku lebih senang pakai produk ini sebagai night cream. Pagi-pagi kulit terlihat plump, lembut, dan segar. Definitely aku repurchase kedepannya. 

Price: USD 22 at glossier.com

Priming Moisturizer
Aku dapat sample ini dan aku harus bilang bahwa moisturizer ini cocok banget dipakai saat cuaca panas atau bagi yang memiliki kulit combination–oily. Mengandung hyaluronic acid, mushroom super hydrator, anti-redness complex, oxygenating agent, vitamin A, C, E, dan juga raddish root yang membuat kulitku terasa “super adem”, lembab tanpa terasa lengket, dan siap untuk pemakaian makeup selanjutnya. Sorry for the lack of picture, saking sukanya, sample habis hanya dalam 3 kali pakai, bungkusnya kubuang dhe. Aku akan beli full size dimasa yang akan datang. 

Price: USD 25 at glossier.com

Nah sekian dulu review aku kali ini, kedepannya aku mau coba Glossier Phase 1 Set dan Flavoured Balm Dotcom rasa mint, rose, dan cherry. What do you guys think of the brand? Don’t hesitate to leave a comment below.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...