Friday, June 26, 2015

Chanel No. 5 Eau de Parfum


Hi semua,
Pada kesempatan kali ini aku mau review salah satu parfum legendaris yaitu Chanel No. 5 Eau de Parfum. It is one of the best selling perfumes even after almost a century being launched into the market. Marilyn Monroe wore it to bed and Gisele Bundchen looks amazing on the commercial! 

See for yourself!



Sudah bertahun-tahun setiap kali travel dan mampir ke duty free stores aku selalu test si Chanel No. 5 however it was too strong for my teenage nose, too mature, too old-fashioned, it was giving me a headache. Year after year barulah aku merasa click dengan parfum ini dan memutuskan untuk beli.

Is Chanel No. 5 really that good? Let’s check it out

Deskripsi dalam Tiga Kata 
Powdery, floral, woody

Bagaimana kemasannya?
Menurut berbagai cerita, Mademoiselle Chanel memilih nama No. 5 karena percaya nomor tersebut memiliki luck giving quality. Botolnya sendiri berbentuk persegi, super simple and elegant. Tutupnya dibentuk seperti diamond, botolnya Terinspirasi dari simetri Place Vendome di Paris. 


Wanginya seperti apa?
Top notes: Aldehydes, Neroli, Ylang-Ylang, Bergamot, Lemon
Middle notes: Iris, Orris Root, Jasmine, Lily of the Valley, Rose
Base notes: Amber, Sandalwood, Patchouli, Musk, Civet, Vanilla, Oakmoss, Vetiver

Pada awal tahun 1920’an Coco Chanel memberontak terhadap trend parfum pada masa itu yang hanya terdiri dari single flower. Coco Chanel sendiri ingin menciptakan ‘a woman’s perfume with a woman’s scent’. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, syntethic compound bernama aldehyde digunakan dalam perfume. 

Coco menginginkan suatu komposisi buket parfum dimana tidak tercium secara pasti apakah parfum itu rose, lily of the valley, atau wangi lainnya. Detecting each notes in Chanel No. 5 is very hard!

Pertama kali saat disemprot terdapat bau aldehyde yang sharp dan memiliki green quality. Baunya tajam sometimes bikin sakit hidung, like a frosted green lake in the winter. So keep in mind that not everyone is going to like it. Aldehyde ini menambah kompleksitas parfum, membuat Chanel No. 5 semakin misterius.

Setelah itu aku mencium notes-notes lain yang agak membingungkan. Is it rose? Jasmine? Something dirty and animalitic? Lush white flower? Musk? Wood? Soap? It is hard to point but I do get a sheer whiff of all those notes, Chanel No. 5 berhasil menggabungkan semua ingredientsnya menjadi suatu komposisi kompleks yang klasik dan elegan. Weirdly, Setalah beberapa saat I smell baby powder on the dry down. It gives Chanel some cozy and comforting quality. 

Siapa ‘The Nose’ yang menciptakan parfum ini?
Awal mulanya Ernest Beaux menciptakan parfum samples yang diberi nomor 1 hingga 5. Coco Chanel memilik nomor 5, begitulah asal mula Chanel No. 5 mendapatkan namanya. Karena Coco sendiri agak percaya tahayul dia launced parfumnya pada tanggal 5 bulan 5 tahun 1921.

Menurut cerita, Ernest Beaux mengambil inspirasi untuk parfum ini saat dia sedang mengunjungi Arctic Circle dan mencium frozen rivers and lakes in midnight. It fascinated him so much that he decided to replicate it in his creation.

Chanel No. 5 memiliki berbagai variasi yang diciptakan oleh perfumer yang berbeda. Parfum diciptakan oleh Ernest Beaux  pada tahun 1921. Eau de Toilette diciptakan oleh Henri Robert pada tahun 1952. Sedangkan Eau de Parfum diciptakan oleh Jacques Polges pada tahun 1986.

Kepribadian seperti apa yang kira-kira cocok dengan cologne ini?
Chanel No. 5 is the definition of sophistication, class, and elegance. This would not work on most young girls. Too heavy, too powdery, too mature. Maternal and definitely lady-like. Sometimes a word ‘rich widow’ comes to my mind  

Kalau kalian ingin mencoba No. 5 tapi selalu merasa kurang cocok, aku rekomendasikan untuk coba semua variasi No. 5 yang ada, mulai dari parfum, EDP, EDT, Eau Premiere, Hair Mist, Lotion, Soap, etch. They are smell quiet different, like an entirely different perfume. 

Kapan waktu yang tepat untuk memakai parfum ini?
Aku merasa Chanel No. 5 lebih cocok untuk business meetings or evening activity. Too much apabila dipakai outdoor saat cuaca sedang panas dan pengap. 

Bagaiman dengan sillage (trail) dan ketahanannya?
Trail nya moderate, radiate within an arm length. Ketahannya juga moderate sekitar 6 hours lebih lama apabila di semprot ke scart atau pakaian. 

Dimana belinya?
Aku beli ini saat holiday di Bangkok akhir tahun lalu, tepatnya di Chanel Counter Siam Paragon. 

Berapa harganya?
Unfortunately the bill was taken when I did VAT return at the airport but I saw it was listed at Bath 3,220 (currently 1 Thai Bath = 405 Indonesian Rupiah so it’s around Rp 1.304.100,-) for 50 ml in Don Mueang Airport.

Are you interested in purchasing Chanel No. 5? What is your favorite Chanel scent? Leave your comments below, I love to hear from you.

Saturday, June 20, 2015

Johnson’s Baby Bed Time Series


Halo semua,
Akhir-akhir ini aku sering bahas high-end makeup, perfume, dan skincare. Namun untuk post kali ini aku mau share sesuatu yang berbeda dari sebelumnya yaitu produk body care yang bisa didapatkan oleh siapa saja, dimana saja, dengan harga yang terjangkau pula. Produk tersebut adalah Johnson’s Baby Bed Time Series.

Produk ini memang ditujukan untuk bayi namun bukan berarti kita yang sudah dewasa nggak boleh pakai. Aku sendiri suka banget dengan series ini sampai sudah berkali-kali beli dan punya back up stock di beauty cabinet ku. Alasan utama yang bikin aku suuukkkaaa banget dengan produk ini adalah wanginya yang lembut dan menenangkan. Like smelling powdery ground lavender in the springtime Provence (terdengar lebay but that’s how I feel!).

Apa saja sih produknya? Yuk langsung disimak review nya. 


Johnson’s Baby Bed Time Bath
Basically it is a shower gel berwarna bening yang diperkaya dengan NATURALCALM dari ektrak Jasmine Blossom. Nggak bikin kulit kesat dan kering. Wanginya enak banget, cocok digunakan pas mandi air hangat saat badan terasa capek.

Johnson’s Baby Bed Time Powder
Diperkaya dengan NATURALCALM dari ektrak Jasmine Blossom yang lembut. Bedak bayi ini berfungsi untuk membuat kulit tetap kering dan halus. Pakai ini sebelum beraktivitas untuk mengurangi keringat yang bikin badan terasa lengket.

Johnson’s Baby Bed Time Lotion
Wanginya soft dan super calming. Bagi yang kurang suka lotion lengket, lotion ini boleh dicoba. Teksturnya creamy namun tetap ringan di kulit. Oke banget di re-apply sepanjang hari saat mengalami stress dan penat.

Segitu dulu review aku, aku encourage kalian semua untuk mencoba series ini, pokoknya nggak akan kecewa. Hopefully Johnson’s nggak akan pernah discontinue line ini. Sampai jumpa di post berikutnya

Tuesday, June 9, 2015

Stila Convertible Color in ‘Poppy’


Hi all,
Today I will do a review on one of the most popular Stila products which is Convertible Color. Award winning cream blush and lipstick-in-one that gives your cheek and lip a fresh beautiful tint. 

The packaging

First of all the packaging is so adorable. The sleek-mirrored compact makes touch up on the go very easy. It also has a retro feeling to it with all those flowers embossed on top. The color Poppy is rich red tone that can be used by so many skin tones. It is universal, matte bright red. On pale skin it gives a wonderful ‘snow white that just playing in the snow’ look and on dark skin it gives a ‘glowing from within’ look. 

Swatches. Left: blended, Right: non blended

The cream itself is a little bit dry and harder to blend, so I personally think it would be fine for oily skin. Poppy is super pigmented so a little goes a long way. I like to swipe my clean finger to the product and directly dab it on one side of my cheek. Be sure to blend quickly because this product dry and set fast. Repeat the same process on the other cheek. Sometimes I like to use damp Beauty Blender to give flawless look with no harsh edges.

A sheer wash of Poppy on the cheek and lips

Since it has a dry texture, it is a little bit too drying to put alone on the lips. I recommend putting on a lipbalm first to ensure smooth application. Stila Convertible Color is odorless and long lasting. I can detect a sheer wash of color on my cheek even after all day activity. They also have other color selections which are all so pretty, it is difficult to choose only one to buy. Totally recommend it to all of you.

Price: Rp 329.000,- I got mine at Sephora, Plaza Indonesia, Jakarta

Tuesday, May 26, 2015

Clarins Lotus Face Treatment Oil


Hi all,
I would like to share with you my experience in using Clarins Lotus Face Treatment Oil. According to Clarins this product is purifying treatment oil that hydrates, tones and balances oily skin types. Clarins’ exclusive concentrate of Rosewood, Geranium and Lotus extracts tightens pores and refines the skin texture. Hazelnut Oil softens, soothes and seals in moisture to minimizes the appearance of fine lines. Non-staining. Preservative-free.


First of all, it has a clear glass bottle and dropper that dispense the product very well.  Since the bottle is clear, I recommend store this product in a dark and cool place to maintain the ingredients inside. The smell of the product itself is very distinctive. Herbal scent that smells soothing and natural.

To apply I place a few drops on my clean palm, warm it by rubbing both palm together and press into my skin. With that method I find the oil is absorb better than rubbing or massaging method. My skin surprisingly not greasy at all, just enough moisture balance, not to dry not to oily. I notice my pores getting a little finer and the blackheads are softer and easier to extract. Bottom line a very good facial oil for oily skin.

Price: Price: Rp 610.000,- I got mine at Sogo, Plaza Senayan, Jakarta
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...